Penghargaan tersebut dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas peran strategis pers daerah dalam menjaga, merawat, serta mempromosikan nilai-nilai kebudayaan Manggarai melalui karya jurnalistik yang profesional, berimbang, dan berakar pada kearifan lokal.
Bupati Hery Nabit menegaskan bahwa Anugerah Kebudayaan tersebut bukanlah capaian pribadi, melainkan hasil dari kerja kolektif insan pers yang selama ini konsisten mengangkat identitas budaya daerah di tengah arus globalisasi dan transformasi digital.
“Penghargaan ini saya dedikasikan sepenuhnya untuk seluruh insan pers Manggarai. Mereka tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga merawat identitas budaya dan ingatan kolektif masyarakat Manggarai,” ujar Herybertus G. L. Nabit usai menerima penghargaan.
Menurutnya, pers memiliki peran penting bukan hanya sebagai penyampai informasi publik, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat jati diri budaya dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami meyakini pembangunan yang berkualitas hanya dapat terwujud jika didampingi oleh pers yang kritis, beretika, profesional, dan berpijak pada nilai-nilai budaya lokal,” tambahnya.
Sementara itu, Willybrodus Hanghuman, wartawan senior Harian Suara Pembaharuan Jakarta, menilai Anugerah Kebudayaan yang diterima Bupati Manggarai merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi pers daerah dalam menjaga dan merawat kebudayaan.
“Anugerah ini adalah pengakuan atas kerja jurnalistik yang konsisten merawat nilai-nilai budaya lokal. Pers Manggarai telah membuktikan bahwa jurnalisme tidak hanya berbicara tentang peristiwa, tetapi juga tentang menjaga identitas dan ingatan kolektif masyarakat,” ujarnya.
Willybrodus yang juga kakak kandung musisi nasional asal Manggarai, Ivan Nestroman, menambahkan bahwa di tengah tantangan industri media dan derasnya arus informasi digital, pers daerah justru memiliki posisi strategis karena kedekatannya dengan realitas sosial dan budaya masyarakat.
“Kedekatan pers daerah dengan kehidupan masyarakat menjadi kekuatan utama yang membuat peran mereka tetap relevan dan penting,” katanya.
Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Provinsi Banten dihadiri oleh pejabat nasional, pimpinan lembaga pers, serta insan media dari berbagai daerah di Indonesia.





Subscribe to my channel










