Rapat bertujuan memantapkan persiapan panitia hingga tandatangan Seruan Jumat Agung (Silentium Magnum) diresmikan oleh perwakilan dari 7 paroki yang berada di Kota Ruteng bersama Bupati Manggarai serta pihak keamanan.
Dalam sambutannya, Bupati Hery Nabit memberikan arahan kepada seluruh pihak, agar mengindahkan isi dari seruan yang sudah disepakati bersama sebagai bentuk penghormatan perayaan Paskah 2026.
“Ini memang tidak dipaksakan. Bukan aturan negara. Tetapi kita hidup di sebuah wilayah yang mau tidak mau, kegiatan-kegiatan keagamaan itu akan mengatur sebagian besar orang, sebagian besar pihak,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, kehadiran pemerintah daerah dalam rapat ini sebagai bentuk dukungan besar terhadap kesuksesan prosesi keagamaan ini.
“Kalau sebelum-sebelumnya, kita tandatangan saja himbauan, tahun ini kita laksanakan rapat terakhir, pemantapan, agar persiapan lebih matang,” jelasnya.
Adapun seruan bersama Jumat Hening (Silentium Magnum) tertuang dalam surat dengan Nomor: 010 / PAN-PAS / PSVC / III / 2026 yang ditujukan kepada Seluruh Umat Katolik/ Warga Kota Ruteng dan Sekitarnya.





Subscribe to my channel










