“Prinsipnya, area di sekitar stadion ini harus segera dimanfaatkan. Selain menjaga kebersihan dan kerapian kawasan, kita juga ingin agar lahan yang ada dapat dikelola secara produktif dan memberi manfaat,” ujar Bupati.
Pernyataan ini membuka babak baru dalam penataan Stadion Golo Dukal. Tidak hanya berhenti pada pembersihan, pemerintah daerah memiliki visi jangka panjang, mengubah lahan sekitar stadion menjadi area produktif melalui penanaman hortikultura. Langkah ini dinilai strategis karena selain memperindah kawasan, juga berpotensi memberikan nilai ekonomi dan ekologis bagi masyarakat.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai, Ferdinandus Ampur, menunjukkan respons cepat dan kesiapan teknis.
“Kami siap menindaklanjuti arahan Bupati dengan menyiapkan langkah-langkah teknis untuk pemanfaatan lahan di sekitar stadion sebagai area penanaman hortikultura. Ke depan, kami akan mengkaji jenis tanaman yang sesuai serta pola pengelolaannya agar dapat berjalan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Meski dalam waktu relatif singkat dan hasilnya belum maksimal, transformasi visual kawasan Stadion Golo Dukal sudah terasa. Area yang sebelumnya kurang terawat kini mulai tampak lebih bersih dan tertata berkat sinergi para ASN.



Subscribe to my channel










