JAKARTA – Peningkatan akses masyarakat terhadap listrik menjadi salah satu prioritas Pemerintah di tahun 2025. Sepanjang satu tahun terakhir, kenaikan kapasitas terpasang sekitar 7 gigawatt (GW) menjadi 107,51 GW dari sebelumnya 100,65 GW di tahun 2024. Kenaikan ini menjadi bukti bahwa Pemerintah terus berkomitmen memperkuat ketahanan energi dan mencapai swasembada energi sesuai Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kenaikan kapasitas terpasang ke depannya harus ditingkatkan sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional. Kehadiran listrik menjadi salah satu pendorong p ningkatan investasi dan industri nasional.
“Dalam analisa kami di tahun 2026, kita harus genjot. Karena seiring dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan oleh Pemerintah pada tahun ini,” ujar Bahlil pada Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 di Jakarta.


Subscribe to my channel










