Daerah

Ketika Iman, Adat, dan Toleransi Menyatu di Manggarai

×

Ketika Iman, Adat, dan Toleransi Menyatu di Manggarai

Sebarkan artikel ini

MANGGARAI, Info1news.com- Di tengah dunia yang kerap terpolarisasi oleh perbedaan identitas, Kabupaten Manggarai justru tampil sebagai ruang hidup yang menenangkan.

Di wilayah inilah iman, adat, dan toleransi tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menyatu dan saling menguatkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Potret harmoni itu kembali ditegaskan dalam dialog lintas agama yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Manggarai dalam rangka memperingati Hari Persaudaraan Internasional.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Asumpta Katedral Ruteng, Rabu, 04/2/2026.

Forum ini menjadi ruang refleksi bersama tentang persaudaraan, keberagaman, dan tanggung jawab iman terhadap alam semesta.

Bupati Manggarai, Herybertus Nabit, dalam sambutan yang dibacakan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Manggarai, Lambertus Paput, menyampaikan bahwa Manggarai layak disebut sebagai laboratorium mini kebebasan beragama.

Menurutnya, keberagaman agama yang ada di Manggarai tumbuh dan hidup berdampingan secara damai berkat fondasi adat, iman, dan toleransi yang telah lama mengakar.

</p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *