Kontraktor pelaksana dari PT Hydro Techno Utama, Rizal, menjelaskan bahwa kegiatan sondir boring dilakukan untuk mengambil sampel tanah di sepanjang jalur rencana pembangunan jalan.
“Melalui proses ini, tim teknis melakukan pengambilan sampel tanah di sejumlah titik sepanjang trase jalan untuk mengetahui karakteristik serta daya dukung tanah,” ujarnya, Senin (13/04/2026).
Ia menambahkan, proses pengujian tanah ini telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan.
Hasil dari sondir boring nantinya akan menjadi dasar bagi PLN dalam menentukan jenis konstruksi yang paling tepat, termasuk metode penanganan pada titik-titik tanah yang dinilai kurang stabil.
Tahapan uji tanah ini dilaksanakan setelah masyarakat Desa Wewo menerima kompensasi dalam proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalan menuju lokasi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 Poco Leok.
Pembangunan jalan Ponggeok–Wewo merupakan bagian dari dukungan terhadap proyek strategis nasional di sektor energi, khususnya pengembangan energi baru terbarukan melalui PLTP Ulumbu.





Subscribe to my channel










