Selain itu, sebanyak 1.066 relawan BUMN diterjunkan untuk membantu percepatan pemulihan di wilayah Sumatra, khususnya Provinsi Aceh.
Dony menekankan bahwa aksi kemanusiaan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi karyawan BUMN yang tetap memastikan layanan dasar masyarakat berjalan di tengah kondisi darurat.
“Saya bangga melihat lebih dari seribu karyawan BUMN yang turun langsung sebagai relawan. Pada saat yang sama, layanan dasar masyarakat juga tetap dijaga agar tidak terhenti,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dony menegaskan bahwa perusahaan BUMN di sektor strategis, termasuk kelistrikan, harus menjadikan penanganan pascabencana sebagai prioritas utama.
Ia secara khusus mengapresiasi PLN yang bekerja tanpa henti untuk memulihkan pasokan listrik dan menghadirkan solusi energi bagi masyarakat terdampak.
“Untuk teman-teman di PLN, saya melihat langsung bagaimana mereka berjibaku siang dan malam. Prioritas kita hari ini adalah memastikan listrik dapat kembali dinikmati masyarakat,” tegasnya.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, PLN menyalurkan berbagai bantuan logistik, antara lain 10 truk air bersih, 6 truk toren air, peralatan kebersihan, selimut, serta perlengkapan ibadah untuk mendukung kebutuhan warga di lokasi terdampak.



Subscribe to my channel






