Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, derasnya aliran air ternyata mengikis tanah di bagian bawah badan jalan hingga memicu longsor. Material tanah dan batu ikut terbawa arus, memperparah kondisi. Tak hanya itu, sebuah pipa yang melintang di atas aliran air juga terlihat terdampak dan berada dalam kondisi rawan, menambah daftar kekhawatiran warga akan potensi bahaya susulan.
Di tengah keterbatasan akses, warga Kampung Peso tak tinggal diam. Dengan semangat gotong royong yang kental, mereka bergerak cepat melakukan penanganan darurat secara swadaya. Menggunakan material seadanya, warga bahu-membahu menghubungkan bagian jalan yang putus agar setidaknya bisa dilalui pejalan kaki sementara waktu. Inisiatif ini menjadi bukti ketangguhan komunitas dalam menghadapi situasi darurat.





Subscribe to my channel










