Selain ratusan warga terdampak, forum juga dihadiri jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai, Asisten I Sekretariat Daerah Manggarai, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Kepala Bagian Hukum, Camat Satar Mese, serta para kepala desa setempat.
Proses musyawarah dilaksanakan secara terbuka dengan mengedepankan pendekatan dialogis dan partisipatif.
Bahkan, kegiatan digelar di rumah gendang dengan semangat lonto leok, tradisi musyawarah masyarakat Manggarai, guna menciptakan suasana kekeluargaan dan saling menghormati.



Subscribe to my channel










