Kehadiran rombongan disambut hangat oleh masyarakat Desa Adat Nua Wogo, kampung adat yang berbatasan langsung dengan area pengembangan PLTP.
Dalam kesempatan tersebut, Tua Adat sekaligus Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nua Wogo, Yohanes Baghi, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan komitmen PLN dalam menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar proyek.
“Kami yakin dan percaya, dengan adanya PLN kita bisa bekerja sama. Pemerintah dan PLN pasti sudah memikirkan yang terbaik bagi masyarakat. Selama ini komunikasi kami dengan pihak PLN dan kontraktor berjalan baik, terutama soal kesempatan kerja bagi anak-anak muda Wogo agar bisa ikut berkontribusi,” ujar Yohanes.
Ia juga mengusulkan agar ke depan dibangun SMK berbasis energi panas bumi (geothermal) di daerah tersebut, guna mempersiapkan sumber daya manusia lokal yang memahami potensi energi di wilayahnya.



Subscribe to my channel








