Menurut Yosep Tandi, salah satu penerima manfaat dari program air bersih Desa Berdaya, “Sebelum ada program dari PLN, kami harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih. Sekarang, dengan adanya fasilitas air bersih, hidup kami menjadi lebih mudah. Kami bisa menggunakan air untuk kebutuhan sehari-hari, bercocok tanam, dan memberi minum ternak. Kehidupan kami jauh lebih baik.”
Selain itu, Veronika Marselinus, warga Desa Satar Mese yang menerima manfaat dari program pemberdayaan hortikultura, juga menyampaikan, “Melalui bantuan dan pelatihan dari PLN, kami sekarang bisa mengelola lahan untuk menanam berbagai sayuran dan tanaman hortikultura. Hasil panen kami tidak hanya mencukupi kebutuhan keluarga, tetapi juga bisa dijual ke pasar. Pendapatan keluarga kami meningkat dan kehidupan kami semakin sejahtera.”
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, menjelaskan bahwa program TJSL di Poco Leok tidak hanya sekedar bantuan material, tetapi juga pendekatan jangka panjang untuk pengembangan ekonomi lokal. “Program Desa Berdaya adalah bukti nyata upaya PLN dalam memberdayakan masyarakat, yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi lokal. Kami berharap ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga,” jelas Abdul Nahwan.
Tidak hanya melalui TJSL, PLN juga memperhatikan kebutuhan dasar listrik bagi masyarakat di sekitar kawasan pengembangan. Pada awal tahun 2024, PLN UIP Nusra melaksanakan program pemasangan listrik gratis dan pemasangan 30 unit meteran gratis kepada warga kurang mampu di Desa Mocok dan Desa Lungar, wilayah ring satu PLTP Ulumbu Unit 5-6. Eduardus Joman, Kepala Desa Lungar, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan ini. “Bantuan ini betul-betul luar biasa bagi masyarakat yang kurang mampu. Banyak warga di desa kami yang mengalami kendala untuk memasang listrik secara mandiri, dan bantuan ini sangat membantu kami,” ujar Eduardus.