Ia juga mengajak guru untuk menjadi teladan, tempat curhat, sekaligus pengawal masa depan siswi-siswi di Manggarai.
Ketua PGRI Kabupaten Manggarai dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HGN tahun ini menjadi momentum refleksi dan penguatan profesionalisme guru, terutama dalam menyikapi tantangan pendidikan modern dan tanggung jawab moral terhadap peserta didik.
Rangkaian kegiatan peringatan meliputi jalan sehat, aksi sosial, pentas seni guru–siswa, serta pemberian penghargaan kepada guru yang berdedikasi dan berprestasi. Seluruh kegiatan berlangsung meriah, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-80 tahun ini meninggalkan pesan kuat bahwa guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pelindung, pendamping, dan pembentuk karakter masa depan Manggarai.
Dengan semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat,” seluruh pendidik diharapkan terus berkomitmen menciptakan sekolah yang aman, inklusif, dan penuh kasih untuk semua anak, terutama anak-anak perempuan.


Subscribe to my channel










