Kenyamanan tersebut semakin lengkap dengan dukungan layanan digital melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile.
Lewat fitur Trip Planner, pengguna dapat merencanakan rute perjalanan berdasarkan lokasi SPKLU, sementara fitur AntreEV membantu mengatur antrean agar tetap tertib dan transparan.
Sejalan dengan visi Pemerintah, Presiden Komisioner MEBI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menegaskan komitmen perusahaan untuk terus bergandengan dengan PLN dalam mempercepat infrastruktur pengisian di tanah air.
“Kita tidak hanya meresmikan sebuah SPKLU, tetapi juga menetapkan arah bahwa Indonesia siap bergerak lebih cepat, bahwa inovasi adalah komitmen kita, serta bahwa masa depan mobilitas hijau dimulai dari sini, dari titik ini,” tutur Rahayu.
Dari sisi penyedia teknologi, CEO Huawei Digital Power Indonesia, Jin Song, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran manajemen PLN dan MEBI atas keberhasilan pengoperasian infrastruktur berstandar tinggi ini.
Ia menilai capaian ini sebagai langkah impresif dalam menghadirkan sistem pengisian daya berbasis kecerdasan buatan (AI) yang cerdas dan efisien bagi pelanggan.
“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada tim PLN di bawah kepemimpinan jajaran manajemen. Saya masih ingat diskusi pertama kita sekitar bulan Juli tahun lalu. Kini, dalam waktu kurang lebih enam bulan, kita sudah bisa melihat hasil nyata yang luar biasa ini. Ini benar-benar pencapaian yang mengesankan,” kata Jin Song


Subscribe to my channel










