Kekecewaan ini bukanlah yang pertama kalinya. Orang tua tersebut dengan tegas mengingatkan bahwa insiden serupa pernah terjadi sebelumnya di sekolah yang sama.
“Hari ini MBG Reo 1 berulah lagi. Yang mana kalau kemarin dulu itu ada kasih telur yang belum masak, matang dan muncrat di dalam mika. Dan hari ini MBG Reo 1 berulah lagi karena kasih daging ayam yang busuk sehingga tidak bisa dikonsumsi,” ujarnya dalam rekaman video tersebut.
Kekhawatiran semakin mendalam ketika menyangkut substansi program itu sendiri: gizi. Dengan nada penuh tanya dan kepedihan, orang tua murid tersebut mempertanyakan esensi dari program yang seharusnya menjadi solusi nutrisi bagi anak-anak.
“Gimana gizinya dan di mana letak gizinya serta protein dan mineralnya itu di mana letaknya. Daging dan tahunya tidak bisa dikonsumsi,” kesalnya.
Di balik viralnya video tersebut, tersirat harapan besar agar kejadian ini tidak berlalu begitu saja. Orang tua murid itu secara tegas meminta perhatian serius dari seluruh pihak terkait pemerintah daerah, penyelenggara program, hingga pengawas dapur MBG agar mekanisme pengawasan diperketat.



Subscribe to my channel










