Daerah

Ahli ITB Jelaskan Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Telah Melalui Kajian Teknis

×

Ahli ITB Jelaskan Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Telah Melalui Kajian Teknis

Sebarkan artikel ini

MATARAM, Info1news- Pengajar sekaligus Advisory Board Program Magister Panas Bumi Institut Teknologi Bandung (ITB), Ali Ashat, menegaskan bahwa pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko (2×10 MW) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah melalui kajian teknis dan lingkungan yang komprehensif.

Penggunaan air tersebut juga dilakukan secara terbatas, bersifat sementara, dan mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Menurut Ali, pemanfaatan air sungai saat ini hanya diperuntukkan bagi pengisian kolam penampung (water pond) yang digunakan selama proses pengeboran sumur panas bumi.

“Pemanfaatan air sungai ini hanya untuk mendukung kegiatan pengeboran. Yang paling penting adalah dilakukan monitoring secara berkala dan sosialisasi yang berkesinambungan kepada masyarakat,” ujar Ali.

Ia menjelaskan, kebutuhan air tersebut juga tidak digunakan secara terus-menerus selama 24 jam setiap hari. Air hanya akan diambil ketika cadangan pada water pond berkurang, sementara sumber utama pengisian kolam penampung berasal dari air hujan dan air yang tersirkulasi kembali selama proses pengeboran.

</p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *