Kelima motor listrik tersebut merupakan hasil konversi dari kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Manggarai yang sebelumnya tidak lagi layak digunakan.
Melalui dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIP Nusra, kendaraan-kendaraan tersebut diubah menjadi motor listrik yang lebih efisien, hemat energi, dan ramah lingkungan.
Penanggung jawab bengkel konversi SMK Swasta St. Aloisius Ruteng, Gerardus Syukur, menjelaskan bahwa kolaborasi konversi kendaraan listrik ini telah dimulai sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai pada November 2025.
“Total ada lima unit motor yang berhasil dikonversi, terdiri dari satu unit Yamaha Scorpio, dua unit Suzuki Thunder, satu unit Honda Megapro, dan satu unit Honda Revo,” ujar Gerardus.
Ia menambahkan, seluruh kendaraan hasil konversi tersebut telah mengantongi Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.





Subscribe to my channel










