KUPANG, Info1news- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menegaskan bahwa pengembangan energi panas bumi (geothermal) di Pulau Flores dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan.
Komitmen tersebut disampaikan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kemunculan fenomena lumpur panas dan kepulan uap di sekitar Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP).
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Rizki Aftarianto, mengatakan bahwa PLN terus berupaya menghadirkan informasi yang transparan dan mudah dipahami masyarakat terkait pengembangan geothermal.
“Kami memahami bahwa informasi yang belum utuh dapat menimbulkan kekhawatiran. Karena itu, PLN berkomitmen membuka ruang komunikasi dan menyampaikan penjelasan berbasis ilmiah agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar,” ujar Rizki.
Ia menambahkan, pengembangan geothermal dilakukan dengan standar teknis dan lingkungan yang ketat guna memastikan keamanan masyarakat maupun kelestarian lingkungan sekitar.





Subscribe to my channel










