Daerah

PLN Siaga Penuh Kawal HUT ke-81 RI, 11 Gardu Induk di Flores Kembali Bertegangan Pascagempa

×

PLN Siaga Penuh Kawal HUT ke-81 RI, 11 Gardu Induk di Flores Kembali Bertegangan Pascagempa

Sebarkan artikel ini

Begitu gempa terjadi, petugas PLN langsung diterjunkan untuk memeriksa dan memperbaiki infrastruktur ketenagalistrikan yang terdampak. Penanganan dilakukan terhadap gardu induk, jaringan distribusi serta fasilitas kelistrikan lainnya.

“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan. Pemulihan terus kami kejar,” kata Darmawan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sebanyak 11 gardu induk yang terdampak gempa telah kembali bertegangan pada Sabtu sore. Setelah gardu induk kembali bertegangan, PLN melanjutkan proses penormalan secara bertahap hingga pasokan listrik dapat kembali disalurkan kepada pelanggan.

“Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,” ujar Darmawan.

Dalam proses pemulihan tersebut, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan Polri.

Sejumlah wilayah masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa. Karena itu, proses pemulihan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas maupun masyarakat.

Kesiapsiagaan PLN juga mencakup penanganan gangguan kelistrikan di wilayah lain. Salah satunya sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pada sisi pembangkit.

Darmawan mengatakan sistem kelistrikan Kalimantan kini berangsur pulih setelah mendapat tambahan pasokan dari dua pembangkit.

“Untuk sistem Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pembangkit, hari ini sudah berangsur pulih. Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik, kami akan terus kawal,” katanya.

PLN Pastikan Kelistrikan Tetap Andal

Darmawan menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Menurutnya, dukungan dan koordinasi lintas kementerian serta lembaga menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan sistem kelistrikan nasional.

“Dukungan penuh dari Pemerintah membuat kami bisa bergerak lebih kuat. Kami ingin memastikan setiap titik yang mendukung upacara dan rangkaian peringatan kemerdekaan, baik di tingkat nasional maupun daerah, listriknya andal dan tercukupi,” ujarnya.

Ia menegaskan kesiapsiagaan PLN bukan hanya ditujukan untuk mengamankan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi bentuk respons cepat perusahaan terhadap kondisi darurat di berbagai wilayah.

“Ini adalah momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan itu kami lanjutkan melalui pengabdian kami,” kata Darmawan.

</p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *