Daerah

PLN UIP Nusra Dorong Kemandirian Petani, Kelompok Wela Sita Werek Sukses Panen Hortikultura

×

PLN UIP Nusra Dorong Kemandirian Petani, Kelompok Wela Sita Werek Sukses Panen Hortikultura

Sebarkan artikel ini

Ketua Kelompok Tani Wela Sita Werek Ulumbu, Evodia Alut, mengatakan program TJSL PLN UIP Nusra telah membawa perubahan nyata bagi kelompoknya, terutama dalam meningkatkan produktivitas lahan dan kesejahteraan petani.

“Program ini terus berjalan dan manfaatnya sangat kami rasakan. Lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini menjadi produktif. Hasil panen kami juga sudah memiliki pembeli, termasuk masyarakat Desa Wewo,” ujar Evodia.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan kelompok tidak hanya berasal dari bantuan sarana produksi, tetapi juga pendampingan intensif mulai dari pembibitan, teknik budidaya, perawatan tanaman, pengendalian hama hingga strategi pemasaran hasil panen.

Salah seorang anggota kelompok, Mama Kris (64), juga merasakan manfaat dari program tersebut. Menurutnya, penggunaan mulsa dalam budidaya tanaman membantu mengurangi pertumbuhan gulma sehingga biaya perawatan kebun menjadi lebih hemat dibandingkan metode yang digunakan sebelumnya.

Manager Perizinan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Nusra, Bobby Robson, mengatakan keberhasilan panen yang terus diraih kelompok tani menjadi bukti bahwa program TJSL mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Hasil panen ini menjadi salah satu indikator bahwa program pemberdayaan yang kami jalankan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal tersebut juga diperkuat melalui hasil pengukuran Social Return on Investment (SROI) tahun 2025 yang mencapai 1,5. Artinya, setiap Rp1 yang diinvestasikan PLN melalui program ini mampu menghasilkan nilai manfaat sosial sebesar Rp1,5 bagi masyarakat. Capaian tersebut mendorong kami untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Bobby.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW Manurung, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.

“Pembangunan PLTP Ulumbu Unit 5 (10 MW) tidak hanya bertujuan menghadirkan energi bersih dan memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga memastikan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan memperoleh manfaat nyata dari kehadiran proyek. Melalui program TJSL, PLN berkomitmen membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal sehingga pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat tumbuh selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata RDW Manurung.

Program hortikultura di Desa Wewo merupakan salah satu bentuk komitmen PLN UIP Nusra dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di sekitar proyek strategis ketenagalistrikan.

</p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *