DaerahEkonomi

Program Hortikultura TJSL PLN di Desa Wewo: Petani Untung Rp5 Juta dari Panen Perdana

×

Program Hortikultura TJSL PLN di Desa Wewo: Petani Untung Rp5 Juta dari Panen Perdana

Sebarkan artikel ini

Hasil konkret pun segera terasa. Karolus, salah satu penerima manfaat menyoroti keunggulan tanaman fanbox dan pakcoy yang menjadi komoditas andalan kelompoknya. Menurut pengamatannya, kedua jenis sayur ini paling menguntungkan karena siklus panennya sangat singkat, hanya sekitar satu bulan sejak penanaman.

 “Panen pertama saya sebanyak 500 pohon fanbox dengan harga jual Rp6.000 per pohon, sehingga memperoleh Rp3 juta. Dari pakcoy, saya juga mendapatkan sekitar Rp2 juta dalam satu bulan,” ujar Karolus.

Dari penjualan perdana itu, kelompok tani berhasil meraup pendapatan sebesar Rp5 juta, belum termasuk kontribusi dari komoditas lain seperti mentimun dan tomat.

“Ternyata tidak membutuhkan waktu lama untuk menikmati hasilnya, dan ini benar-benar kami rasakan,” tambahnya.

Dinamika positif di lapangan ini mendapat respons kuat dari pemerintah daerah. Bupati Manggarai, Herybertus Nabit, menilai inisiatif hortikultura ini sebagai pengungkit produktivitas masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas.

“Membangun Manggarai adalah strategi terbaik untuk mempercepat tercapainya kesejahteraan. Dalam kondisi keterbatasan fiskal saat ini, kontribusi setiap pihak akan memberikan dampak yang signifikan,” ujarnya.

Ia menekankan peran program dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan warga, serta berharap masyarakat dapat menjaga keberlanjutan program melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik.

Menanggapi keberhasilan ini, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa program hortikultura merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja.

“Program hortikultura ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri, produktif, serta memiliki ketahanan pangan yang kuat,” ujar Rizki.

Ia menambahkan bahwa PLN akan terus memperkuat berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi lokal, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

</p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *