Momen penting dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan simbolis lahan yang telah dibebaskan oleh Kakanwil BPN NTT kepada pihak PLN UIP NUSRA.
Dalam sambutannya, Broery Viktor Tarigan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kantah Manggarai atas dedikasi dan keberhasilannya dalam pelaksanaan pengadaan yanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum (P2T).
“Kami mengapresiasi kerja keras dan sinergi seluruh pihak, khususnya Kantah Manggarai, yang telah mendukung percepatan pengadaan tanah proyek PLTP Ulumbu Unit 5-6,” ujarnya.
Sementara itu, Kakanwil BPN NTT, Dr. Fransisca Vivi Ganggas, menegaskan pentingnya menjaga dan memperkuat kolaborasi antara ATR/BPN dan PLN demi kepentingan masyarakat luas.
“Kami berharap sinergitas bersama PLN tetap dilanjutkan dan diperkuat. Ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan upaya bersama demi kepentingan umum, khususnya pemenuhan kebutuhan listrik bagi seluruh lapisan masyarakat di NTT,” tegasnya.
Selain memaparkan realisasi pembayaran, Kantah Manggarai juga menyampaikan komitmen untuk menuntaskan tahapan lanjutan pengadaan tanah dalam waktu dekat.
Tahapan tersebut meliputi musyawarah bentuk ganti kerugian terhadap 24 bidang di Desa Ponggeok dan dua bidang di Desa Wewo, pembayaran dan pelepasan hak untuk 14 bidang tanah serta dua bidang tanah khusus, pengumuman access to access terhadap 18 bidang tanah di Desa Wewo, hingga langkah konsinyasi di pengadilan bagi pemilik lahan yang masih menolak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.





Subscribe to my channel










