Dia menambahkan bahwa kolaborasi yang efektif antara pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan kebijakan nasional memerlukan komitmen bersama mengenai prioritas pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Penting bagi pemerintah daerah untuk tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga harus menjadi mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan kondisi dan potensi lokal agar Indonesia dapat berkembang secara adil dan merata” ujarnya.
Menutup sambutannya, ditekankan bahwa keberhasilan otonomi daerah diukur dari stabilitas dan ketahanan daerah.
Berdasarkan data nasional tahun 2025, pertumbuhan ekonomi berada pada angka 5,39% dengan tingkat inflasi yang terjaga di angka 3,48%.
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran pemerintah daerah dan elemen masyarakat di Manggarai untuk memperkuat kolaborasi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan akuntabel.
“Semoga semangat otonomi daerah senantiasa menjadi motor penggerak bagi terwujudnya pemerintah daerah yang lebih baik,” pungkasnya.





Subscribe to my channel










