MATARAM, Info1news- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggelar Rapat Konsinyering Penyelesaian Proyek dan Kinerja Tahun 2026 bertema “Strengthening Teamwork for the Successful Implementation of RUPTL 2025-2034, the Energy Transition Agenda, and the 100 GW Solar Program”, Kamis, 16 Juli 2026.
Rapat tersebut menjadi forum strategis bagi jajaran manajemen PT PLN (Persero) UIP Nusra untuk mengevaluasi capaian kinerja Semester I 2026 sekaligus menyusun langkah percepatan penyelesaian proyek-proyek ketenagalistrikan yang menjadi bagian dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, agenda transisi energi nasional, serta Program 100 GW Solar.
Dalam pemaparannya, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I 2026 mencapai 103,04 persen, melampaui target yang ditetapkan perusahaan.
Capaian tersebut didukung oleh realisasi penambahan kapasitas pembangkit, penambahan kapasitas transmisi, penambahan kapasitas gardu induk, serta persentase pelaksanaan kontraktual yang seluruhnya berhasil mencapai lebih dari 100 persen.
“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras sehingga NKO kita mampu melampaui target. Memasuki semester kedua, tantangan tentu akan semakin besar. Namun saya yakin dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, seluruh target dapat kita tuntaskan dengan baik,” ujar Manurung.
Ia menegaskan, beberapa proyek strategis yang menjadi fokus utama penyelesaian hingga akhir tahun 2026 meliputi PLTU Lombok FTP-2 Sambelia, SUTT 150 kV Kupang Peaker-Naibonat, serta Gardu Induk 150 kV Naibonat IBT.





Subscribe to my channel










