Daerah

PLN UIP Nusra Raih Penghargaan Silver CSR dan PDB Awards 2026 lewat Program Air Bersih di Lembata

×

PLN UIP Nusra Raih Penghargaan Silver CSR dan PDB Awards 2026 lewat Program Air Bersih di Lembata

Sebarkan artikel ini

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Nusra, Bruly Victor Tarigan, mengatakan keikutsertaan PLN dalam ajang CSR dan PDB Awards juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kualitas dan keberlanjutan program TJSL yang telah dijalankan.

“Keikutsertaan dalam ajang seperti CSR dan PDB Awards menjadi salah satu ruang evaluasi bagi kami. Program yang telah dijalankan dapat dinilai dari sisi perencanaan, implementasi, dampak, hingga keberlanjutannya. Hasil evaluasi tersebut menjadi masukan bagi PLN untuk terus meningkatkan kualitas program TJSL agar semakin tepat sasaran dan memberikan dampak yang terukur bagi masyarakat,” kata Bruly.

CSR dan PDB Awards 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF).

Ajang ini diikuti berbagai perusahaan, di antaranya PT PLN (Persero) beserta sejumlah unitnya, PT Adaro Indonesia, PT ANTAM Tbk, sejumlah entitas Pertamina, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pama Persada Nusantara, PT Berau Coal, PT Arutmin Indonesia, PT Timah Tbk, dan Sinar Mas Land.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Program Garuda Air Timur merupakan salah satu inisiasi PLN dalam mendukung keberlanjutan pengembangan PLTP Atadei berkapasitas 2×5 megawatt (MW) yang saat ini berada pada tahap pra konstruksi.

“Program ini kami inisiasi agar masyarakat dapat merasakan manfaat sejak tahap awal pengembangan PLTP Atadei. Bagi PLN, pembangunan pembangkit harus berjalan beriringan dengan upaya membangun keberlanjutan sosial dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar proyek,” ujar Manurung.

Manurung juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lembata, pemerintah desa, mitra pelaksana, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan program hingga memperoleh penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Kami berterima kasih kepada masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah desa, mitra pelaksana, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung. Kolaborasi ini akan terus kami jaga agar pengembangan PLTP Atadei dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” tutup Manurung.

Penganugerahan turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto serta Ketua Umum ISSF Sudarmanto.

</p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *