MANGGARAI, Info1news- Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pembinaan Statistik Sektoral di Aula Bapperida Kabupaten Manggarai, Kamis, 30/07/2026.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan pembinaan statistik sektoral yang telah dilaksanakan pada Juni 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah melalui Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS).
FGD dipimpin oleh Kepala Bapperida Kabupaten Manggarai, Livinus Vitalis Livens Turuk, dan dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai Yosef Danu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai, Paulus Jeramun, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai yang diwakilkan salah satu Kepala Bidang, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Manggarai melalui salah satu Kepala Bidang, Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Ernestivonny Oliva Jemada, Statistisi Ahli Muda Mateus Bambung, serta para pejabat dan operator statistik sektoral dari perangkat daerah terkait.
Agenda utama FGD membahas kelengkapan dokumen bukti dukung pada Domain 2 Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) sekaligus mengevaluasi capaian pembinaan yang telah dilaksanakan dan menyusun langkah-langkah strategis untuk penyelesaian tahapan berikutnya.
Dalam sambutannya, Kepala Bapperida Kabupaten Manggarai, Livinus Vitalis Livens Turuk, ST., MP, menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam setiap proses perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan.
Menurutnya, pembangunan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Data bukan sekadar angka, tetapi menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan, menetapkan target pembangunan, mengukur capaian kinerja, hingga mengevaluasi berbagai program yang dilaksanakan pemerintah. Karena itu, kualitas data harus menjadi perhatian bersama seluruh perangkat daerah,” tegas Livinus.
Ia menjelaskan bahwa ketersediaan data yang berkualitas juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah, terutama dalam menarik investasi.
Sebagai contoh, Livinus mengungkapkan bahwa Kabupaten Manggarai memiliki peluang besar dalam pengembangan komoditas porang. Minat investor terhadap komoditas tersebut terus meningkat, bahkan telah dilakukan pembahasan mengenai rencana masuknya perusahaan yang akan berinvestasi untuk membangun industri pengolahan porang di Manggarai.
“Ke depan kita berharap hasil panen porang tidak lagi hanya dipasarkan dalam bentuk chips, tetapi dapat diolah menjadi tepung maupun produk turunannya. Dengan demikian nilai tambah komoditas meningkat, investasi bertambah, lapangan kerja terbuka, dan perekonomian masyarakat ikut berkembang,” ujarnya.


Subscribe to my channel










