Bupati Hery Nabit juga menambahkan bahwa di tengah keterbatasan fiskal daerah, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN seperti PLN, memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan layanan dasar masyarakat.
“Di tengah keterbatasan fiskal daerah, kolaborasi seperti ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Program pembangunan ruang kelas ini merupakan bagian dari dukungan sosial PLN yang telah dimulai sejak tahun 2025, dan kini hasilnya sudah dapat dirasakan langsung oleh para siswa.
Kepala SDN Ara, Benediktus Darung, menyampaikan bahwa pembangunan dua ruang kelas baru tersebut membawa perubahan besar dalam proses belajar mengajar di sekolahnya.
Menurutnya, fasilitas baru tersebut memberikan kenyamanan lebih bagi siswa dan guru dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Ruang kelas baru ini memberikan kenyamanan dan semangat baru bagi siswa dalam belajar,” ujarnya.
Sebelumnya, kegiatan belajar di SDN Ara dilakukan di ruang darurat hasil swadaya masyarakat, dengan kondisi sarana yang terbatas dan kurang memadai untuk mendukung proses pembelajaran optimal.





Subscribe to my channel










