Daerah

Hery Nabit: Pemulihan Pascagempa Bukan Hanya Bangunan, tetapi Juga Psikologis Masyarakat

×

Hery Nabit: Pemulihan Pascagempa Bukan Hanya Bangunan, tetapi Juga Psikologis Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Bupati Manggarai menilai penanganan trauma membutuhkan pendekatan bersama. Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian dan kapasitas untuk membantu masyarakat terdampak.

Pelibatan PMKRI dan GMNI menjadi salah satu bentuk partisipasi generasi muda dalam proses pemulihan tersebut. Selain organisasi mahasiswa, pemerintah juga mendorong keterlibatan komunitas, orang-orang muda lintas agama, perguruan tinggi, relawan dan dunia usaha melalui berbagai program sosial yang dapat mendukung pemulihan masyarakat.

Bupati menekankan pentingnya membangun kekuatan dari sumber daya yang tersedia di daerah. Menurutnya, penanganan dampak bencana harus menjadi gerakan bersama sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pemulihan.

“Jadi kita perlu kembali melihat sumber daya yang kita punya. Kita hubungi dan libatkan semua pihak yang bisa bekerja sama dengan baik. Kita tidak ingin terus bergantung, tetapi membangun kekuatan bersama,” katanya.

Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan proses pemulihan pascagempa dapat berjalan secara menyeluruh, baik dari sisi fisik, sosial maupun psikologis.

Khusus bagi anak-anak, pendampingan trauma diharapkan dapat membantu mereka kembali merasa aman dan perlahan berani kembali ke rumah serta menjalankan aktivitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

</p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *