Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan PT PLN (Persero) UIP Nusra dan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan yang semakin besar pada Semester II.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan PLN UIP Nusra atas kerja keras dan kolaborasi yang telah menghasilkan capaian kinerja di atas target. Ke depan, fokus utama kami adalah menyelesaikan proyek-proyek strategis seperti PLTU Lombok FTP-2 Sambelia, SUTT 150 kV Panaf-Naibonat, serta Gardu Induk Naibonat agar dapat beroperasi sesuai target dan semakin memperkuat sistem kelistrikan di Nusa Tenggara,” ujar Manurung.
Ia menambahkan, berbagai langkah percepatan terus dilakukan, termasuk memperkuat koordinasi dengan kontraktor dan pemangku kepentingan agar pelaksanaan proyek berjalan lebih efektif serta mampu mendukung pencapaian target RUPTL 2025-2034.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Suroso Isnandar, menekankan pentingnya membangun karakter project people yang unggul serta memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan dalam menghadapi semakin besarnya tantangan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Target kita bukan sekadar memenuhi KPI, tetapi menyelesaikan setiap tantangan dengan cara yang benar. Laksanakan pekerjaan secara aman, patuh, dan berkualitas. Bangun kolaborasi, komunikasi, koordinasi, kontrol, dan konfirmasi dalam setiap proses pekerjaan. Dengan semangat tersebut, saya optimistis seluruh target RUPTL dan Program 100 GW Solar dapat kita wujudkan bersama,” kata Suroso.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Knowledge Sharing yang menghadirkan motivator Rinjana Kurniawan.
Dalam paparannya, ia mengajak seluruh peserta memperkuat semangat teamwork, membangun komunikasi yang efektif, serta menumbuhkan budaya saling percaya agar mampu menghadapi dinamika pekerjaan dan mencapai target perusahaan secara bersama-sama.





Subscribe to my channel










