Daerah

RDW Manurung: Kolaborasi PLN, Pemerintah Desa dan Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan Program Air Bersih

×

RDW Manurung: Kolaborasi PLN, Pemerintah Desa dan Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan Program Air Bersih

Sebarkan artikel ini

Pengerjaan jaringan juga berlangsung di Desa Tiwotoda. Warga bersama petugas air bersih melakukan penggalian jalur, pemasangan dan penanaman pipa, serta penyambungan jaringan menuju bak penampung ketiga di Hobotoda.

Pekerjaan tersebut melibatkan masyarakat dari Dusun Hobotoda 1 dan Hobotoda 2 bersama petugas air bersih desa.

Kepala Desa Tiwotoda, Egi, menjelaskan bahwa bantuan perpipaan beserta aksesori pendukungnya diperlukan untuk mengatasi jaringan lama yang mengalami kebocoran dan kerusakan, sehingga banyak air terbuang sebelum sampai ke warga.

“Selama ini kami kekurangan air, terutama saat musim kemarau. Banyak warga yang mengantisipasi dengan membeli air tangki, sementara pipa lama sudah banyak yang bocor dan keropos. Dengan bantuan perpipaan dari PLN, kami berharap kebutuhan air bersih sekitar 400 KK di desa ini dapat terbantu,” kata Egi. Seorang warga yang ikut menggali jalur pipa turut menyampaikan terima kasih karena jaringan baru diharapkan membuat sumber air lebih dekat dan mudah dimanfaatkan masyarakat.

Selain pengerjaan fisik, PT PLN (Persero) UIP Nusra bersama pemerintah setempat juga mendorong kesiapan kelembagaan untuk mengelola sarana air bersih. Di Kelurahan Mataloko, telah diterbitkan keputusan lurah mengenai pembentukan Kelompok Pengelola Sarana Prasarana Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS).

Di Desa Dadawea, pemerintah desa juga menetapkan petugas air minum untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Desa Radabata membentuk kelompok pengelola sarana penyediaan air minum dan sanitasi, Desa Wogo menetapkan tim pengelola air minum untuk tahun anggaran 2026, dan Desa Ulubelu menetapkan kepengurusan pengelolaan air bersih tingkat desa.

</p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *