Program ini juga diharapkan menjadi contoh bagi desa dan kelurahan lainnya dalam mengembangkan berbagai kegiatan pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Fasilitator memiliki peran strategis dalam memastikan program pemberdayaan berjalan sesuai tujuan. Karena itu, peningkatan kapasitas menjadi salah satu aspek penting agar para fasilitator memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam menjalankan tugas pendampingan.
Selain memahami substansi program, fasilitator diharapkan mampu membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, mengidentifikasi persoalan yang dihadapi keluarga, serta mendorong keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan kegiatan.
Pendekatan ini penting agar program PKK tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan di lingkungannya.
Dengan pendampingan yang tepat, berbagai potensi desa dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga, mulai dari penguatan ketahanan keluarga hingga pengembangan kegiatan produktif yang sesuai dengan kondisi wilayah.


Subscribe to my channel










