Daerah

Revitalisasi SDI Wae Dara Disambut Antusias, Kepala Sekolah Apresiasi Pemerintah Pusat dan Daerah

×

Revitalisasi SDI Wae Dara Disambut Antusias, Kepala Sekolah Apresiasi Pemerintah Pusat dan Daerah

Sebarkan artikel ini

Marselinus menegaskan bahwa tenaga kerja yang digunakan dalam pekerjaan revitalisasi tersebut berasal dari masyarakat setempat dan pihak sekolah tidak mendatangkan pekerja dari luar daerah.

“Para pekerja kami ambil dari sini semua. Tidak ada pekerja yang kami datangkan dari luar. Kami memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk ikut bekerja dalam pelaksanaan revitalisasi ini,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat lokal diharapkan tidak hanya membantu kelancaran pekerjaan, tetapi juga memberikan manfaat secara langsung kepada warga melalui kesempatan kerja selama program revitalisasi berlangsung.

Selain memberikan kesempatan kepada masyarakat setempat, pihak sekolah juga berupaya memastikan proses pekerjaan memperhatikan aspek keselamatan. Para pekerja diarahkan untuk menggunakan APD saat berada di area pekerjaan guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja.

Marselinus mengatakan keselamatan kerja menjadi salah satu hal yang tidak boleh diabaikan dalam pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, kelancaran pekerjaan harus berjalan beriringan dengan keselamatan seluruh pekerja yang terlibat.

“Kami juga tetap memperhatikan keselamatan para pekerja. Karena itu, penggunaan APD menjadi bagian yang kami tekankan selama mereka melaksanakan pekerjaan di lokasi,” katanya.

Di sisi lain, pengadaan material atau barang untuk mendukung pelaksanaan revitalisasi juga dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepala sekolah menjelaskan bahwa pembelanjaan barang dilakukan menggunakan Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah).

“Perbelanjaan barang menggunakan SIPLah. Kami mengikuti mekanisme yang sudah ditentukan dalam pelaksanaan program ini. Jadi, pengadaan barang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Marselinus.

Ia menambahkan, pihak sekolah bersama P2SP terus berupaya menjaga agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan secara tertib. Pengelolaan kegiatan, menurutnya, harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab karena program tersebut merupakan bantuan pemerintah yang bersumber dari APBN.

</p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *