MANGGARAI, Info1news- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai, Marcelina Meldyanti Hagur-Nabit, mendorong penanganan pengungsi korban gempa M7,7 dilakukan secara terpusat, terencana, dan berbasis mitigasi risiko. Khususnya bagi warga yang diperkirakan harus tinggal di pengungsian dalam jangka waktu panjang.
Dorongan itu disampaikan Marcelina saat menerima Tim KitaBisa yang melakukan asesmen kebutuhan pengungsi di beberapa desa terdampak Kecamatan Cibal, Sabtu, 22/08/2026.
Menurut Marcelina, konsentrasi pengungsi menjadi perhatian serius. Empat titik yang disorot adalah Kampung Wancang, Kampung Timbang, Cumpe, dan Beamese. Di salah satu lokasi, jumlah pengungsi mencapai sekitar 300 orang.
“Pengungsi itu perlu terkonsentrasi. Yang pertama di Wancang dan Kampung Timbang banyak terdampak. Saya sendiri turun langsung melihat kondisi di lapangan,” ujar Marcelina.
Ia menegaskan, penanganan tidak cukup hanya soal logistik. Pemerintah harus mulai memikirkan penataan tempat tinggal sementara yang aman dan layak.
“Kalau kita berbicara tentang kondisi gempa dan pengungsian sampai berbulan-bulan, ini sudah masuk dalam penanganan jangka panjang,” jelasnya.
Beberapa Hal Penting


Subscribe to my channel










